Pabrik OPPO Tangerang Terbukti Mampu Mengurangi Tingkat Pengangguran Kota Tangerang

Tenaga Kerja Pabrik OPPO Tangerang Hasil Kerja Sama OPPO Manufacturing Indonesia & BKK

 

Jakarta – Pabrik OPPO Tangerang mampu menyerap 35% tenaga pekerja lokal asal Tangerang. Penyerapan kerja sama ini berkat kerja sama antara OPPO Manufacturing Indonesia dengan Bursa Kerja Khusus (BKK). Yang mana dalam kerja sama tersebut juga menaungi sekitar 40 sekolah sekitar kawasan Kota Tangerang.

 

Manager OPPO Manufacturing Indonesia Ziyad mengatakan penyerapan sumber daya tenaga kerja tersebut. Sejajar dengan arahan dari Pemerintah Kota Daerah Tangerang. Yang mana pemda memerintahkan untuk mengabsorpsi tenaga kerja lokal hingga 40% untuk Kota Tangerang.

 

“Cocok dengan permintaan Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, kami mendapatkan mandat untuk memenuhi setidaknya 40% buruh kerja dari kota Tangerang. Saat ini, posisi OPPO Manufacturing Indonesia berhasil memenuhi angka 35% pekerja lokal Kota Tangerang dari sasaran yang diberi. Kami berupaya memenuhi angka tersebut pada perekrutan selanjutnya,” kata Ziyad dalam keterangan kepada Grosirsenapanangin.id, Senin (31/10/2022).

 

Ia menambahkan pihaknya turut menghadirkan sejumlah fasilitas bagi karyawan yang bekerja pada pabrik tersebut. Adapun fasilitas yang tersedia, mulai dari lapangan olahraga hingga meja biliar.

 

“Untuk memanjakan para pekerjanya, pabrik baru OPPO ini juga tersarana dengan bermacam fasilitas terbaik mulai dari fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola, mini soccer, running track, lapangan basket outdoor, voli, tenis meja, biliar hingga gym,” jelasnya.

 

Khusus untuk fasilitas kesehatan, pihaknya pun turut menyiapkan klinik. Jadi, tiap-tiap karyawan bisa merasakan fasilitas klinik untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan.

 

Kisah Salah Seorang Pekerja Buruh Pabrik Tempat Tersebut

 

Pabrik OPPO Tangerang

 

“Untuk fasilitas kesehatan, OPPO juga menyediakan klinik yang bisa karyawan manfaatkan secara rutin dalam menjalankan pemeriksaan kesehatan setiap tahunnya. Fasilitas lain berupa kantin yang terdiri dari dua lantai yang mampu melayani 1.000 pekerja dan juga sarana ibadah berupa musholla yang mampu menampung 1.000 orang,” jelasnya.

 

Sementara itu, seorang operator produksi pada lini OPPO A17. Ernia Lestari mengatakan posisinya bisa ia peroleh karena hasil kerja sama antara OPPO Manufacturing Indonesia dengan BKK. Ia mengetahui isu lowongan pekerjaan dari link grup chat pihak sekolah.

 

“Aku seketika coba daftar untuk bergabung, kecuali tertarik sebab pabriknya telpon seluler OPPO, jarak tempuhnya juga benar-benar dekat dari rumah ke pabrik,” kata Ernia.

 

Selama berprofesi di OPPO, ia mengatakan lebih banyak merasakan suka ketimbang kesedihan. Sebab dari rumah ke pabrik jaraknya tidak terlalu jauh. Sehingga perjalanan menuju daerah kerja tidak memakan waktu yang cukup lama.

 

“Lebih banyak sukanya ketimbang dukanya. Untuk sukanya, aku bahagia banget bisa keterima berkerja, sebab jarak dari rumah ke pabrik juga dekat. Dan untuk dukanya, mungkin aku terpisah dengan sahabat sekolah seperjuangannya. Mereka saat ini mendapatkan tugas pada lini produksi yang berbeda. Yang tidak terhitung merupakan rasa bangga saat melihat produk OPPO A17 banyak masyarakat pergunakan, itu hasil perakitan aku,” tutupnya. Sumber (DetikInet)